by

Wajib Dihukum Mati, Kejahatan ini!

Perdananews Cirebon, Wajib Dihukum Mati — Dalam mengelola negara yang benar harusnya ketujuh pilar negara di bangun bersamaan. Namun kita semua tahu bahwa setiap pemimpin ada selera preference atau kecenderungan yang mereka sukai, ya itu pilihan utama yang selalu mereka dahulukan.

Kita menengok sejarah sebentar, pada saat pemerintahan sukarno maka pemerintahan di saat indonesia yang masih muda pilihan terbanyaknya adalah MASALAH PERPOLITIKAN.

Jadi 7 sendi bernegara, jaman pak karno POLITIK memakan porsi yang cukup besar, kemudian selera seni yang tinggi secara pribadi membawa indonesia berbudaya.

Seniman mendapatkan tepat terhormat di jaman beliau. Busana kebaya citra bangsa, nasionalisme tinggi. Patung di setiap sudut ibukota menghiasi. Lukisan dan banyak lagi karya seni di angkat.

Lalu yang menjadi fokus presiden pertama juga menyatukan papua dengan lobby lobby internasional. Geopolitik luar negeri indonesia di jaman beliau, terbaik!!!

Presiden kedua, pak harto menggunakan tangan besi dimana PERTAHANAN menjadi fokus terbesar, lalu keamanan, pangan, pertanian, nelayan adalah fokus pemerintahan beliau.

3 presiden setelahnya tidak sempurna waktunya, lalu ke pak SBY yang fokusnya ke EKONOMI. GDP per capitanya tumbuh 400% di bawah pemerintahan beliau selama 10 tahun.

Di masa SBY, karena sedikit mendapatkan perhatian seperti ideologi negara mulai jebol, pertahanan dan keamanan mulai jebol, padahal beliau tentara, namun peristiwa terorisme, ideologi timur tengah yang menyetujui tumpah darah sesama anak bangsa namun beda agama mulai marak dan di diamkan sehingga berpengaruh ke ideologi bernegara saat ini.

Sekarang kemana fokusnya saya serahkan ke sahabat semua yang menilai. Apa yang paling bagus dan bertahan selama pemerintahan pak Jokowi anda yang menilai, apa yang buruk sahabat yang menilai.

Bagi saya, semua lini tergerus, 7 pilar bernegara tergerus perlahan. Awalnya fokus di perpolitikan, namun sekarang masalah melebar. Dan benar, dunia perpolitikan dalam 6 tahun ini “selesai” dengan dukungan mayoritas telak mendukung beliau, TELAK.

Ok sekarang sepanjang cerita ini kemana arahnya?

Saya mau mengingatkan bahwa HANKAM di negara kita ini lemah sekali sekarang. Masalah kriminal, narkoba, intoleransi, konflik horisontal dan radikalisme sangat bermasalah.

Untuk itu saya membuka sebuah tabir kejahatan internasional yang lama terjadi namun tidak di tangani dengan baik saat ini oleh pemerintah.

Saya mulai dari sebuah situs penjualan di amazon menjadi perhatian dunia bulan juni lalu. Awalnya tidak ada yang memperhatikan, namun ada kenjanggalan karena ada sebuah toko online di situs amazon yang menjual barang barang di kamar anak.

Ada lemari pakaian, ada kasur, ada kursi, ada meja belajar, ada banyak lagi dekorasi kamar anak, kebanyakan anak wanita.

News Feed