by

Angka Kematian Covid-19 Indonesia Tertinggi se Asia Tenggara, Ini Penyebabnya

PERDANANEWS CIREBONAngka Kematian Covid-19 Indonesia Tertinggi se Asia Tenggara, Ini Penyebabnya, Prof. Zubairi Djoerban salah satu penemu kasus HIV AIDS di Indonesia pada tahun 1983 menyampaikan catatan penyebab tingginya angka kematian pasien penderita Covid-19 di Indonesia melalui akun twitternya, Berikut ulasannya:

Saya mau bicara soal angka kematian di Indonesia yang mencapai 22.138 jiwa. Apa yang terjadi? Apakah ini masalah provinsi kaya atau miskin? Masalah keberadaan rumah sakit tipe A? Atau ketersediaan tenaga medis? Ini ulasannya:

Ada yang bilang angka kematian di Jakarta relatif lebih rendah ketimbang provinsi lain karena Jakarta itu provinsi kaya. Saya kira tak ada hubungannya. Memang, rumah sakit tipe A itu banyak dan lengkap di Jakarta. Misalnya, RSCM, RS Persahabatan atau RSPI Sulianti Saroso.

Faktanya, pasien Covid-19 yang dirawat di Jakarta juga banyak. Tapi kenapa angka kematiannya relatif rendah? Ya, berarti, ini adalah soal kesigapan provinsi dan rumah sakit dalam menyikapi Covid-19. Salah satu yang krusial adalah tentang obat-obatan.

Pertanyaannya, apakah di daerah itu, termasuk Jakarta, mengetahui dengan baik bahwa ada obat yang dulu dianggap bermanfaat untuk pasien Covid-19, tapi kini dianggap berbahaya. Atau sebaliknya. Dulu dianggap berbahaya, sekarang bermanfaat. Ini harus dicek juga.

Contohnya klorokuin. Dulu, klorokuin itu dipakai ratusan ribu orang untuk obati Covid-19. Namun, pada perkembangannya, obat ini tidak bermanfaat dan malah berbahaya, sehingga ditarik dari peredaran oleh WHO. Dalam hal ini BPOM agak terlambat.

News Feed