by

Ujaran Rasisme Ambroncius Nababan Jadi Tersangka

PERDANANEWS CIREBON — Ujaran rasisme yang dilakukan Ambroncius Nababan melalui akun Facebook kepada mantan komisioner Komnas HAM Natalius Pigai berujung penetapan dirinya sebagai tersangka meskipun dirinya sudah meminta maaf.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi mengatakan benar bahwa Ambroncius Nababan sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus ujaran kebencian.

“Benar. Terlapor Ambroncius Nababan kami naikkan statusnya menjadi tersangka,” Ujar Brigjen Slamet.

Ambroncius Nababan telah dilaporkan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Barat (PB) melaporkan politikus Partai Hanura tersebut ke Polda Papua Barat dengan nomor LP/17/I/2021/Papua Barat dan diduga melakukan tindak pidana dengan menyebarkan informasi yang menimbulkan ujaran kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

Hal ini sesuai dengan Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan/atau Pasal 16 Jo Pasal 4 huruf b ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis dan/atau Pasal 156 KUHP.

Ujaran Rasisme Ambroncius Nababan ini telah menimbulkan kecaman dari berbagai kalangan masyarakat luas. Meskipun dia telah mengajukan permohonan maaf atas tindakannya tersebut kepada Natalius Pigai dan masyarakat Papua.

Namun pihak kepolisian tetap melanjutkan proses hukum ini sesuai janji Kapolri baru Komjen Sigit Listyo Prabowo dalam kesempatan fit dan proper test di hadapan anggota DPR RI. Sigit menyatakan tak boleh lagi ada anggapan hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

News Feed