by

Sertifikat Tanah Beralih Elektronik, Gawat! Lalu Bagaimana Sertifikat Analognya?

PERDANANEWS CIREBON — Sertifikat Tanah Beralih Elektronik, Bagimana Sertifikat Analognya?, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional dibawah kepemimpinan Sofyan Djalil mengeluarkan peraturan baru tentang sertifikat elektronik tanah.

Para pemilik tanah di negeri ini bersiap-siaplah dengan aturan baru terkait dengan kepemilikan tanah. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil mengeluarkan peraturan menteri tentang sertifikat elektronik tanah.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional ingin mewujudkan pelayanan pertanahan berbasis elektronik. Ke depannya tidak akan ada lagi sertifikat tanah berwujud kertas, semuanya bakal berbentuk elektronik atau sertifikat-el.

Untuk bisa mewujudkan sertifikat elektronik ini, instansi terkait harus membuat validasi terlebih dahulu dengan sertifikat tanah sebelumnya.

Beleid ini akan membuat sertifikat tanah asli nantinya tidak lagi tersimpan rapih di rumah, tetapi wajib diserahkan ke pemerintah. Dalam hal ini adalah Badan Pertanahan Nasional. Aturan tersebut tertera dalam pasal 16 yakni:

News Feed